Postingan

MENGAYUH HURUF-HURUF DINGIN

Gambar
KOMUNITASPENIKMATPUISI.com - Puisi-puisi Sultan Musa MENGAYUH HURUF-HURUF DINGIN  Puisiku terus bermain,  bersama huruf-huruf dingin seperti menganyuh sampan  kutarik lurus sebuah perjalanan  Huruf-huruf dingin,  hanyut menari dengan doa  bergerak lugas ke otakku  Huruf-huruf dingin,  menyelinap tenang bersama damai berharap balas  di kepalaku  Bersama puisi segalanya merekah bertumbuh selaras kisah  perjalanan menuju ke rumah  dan kutemukan sisi doa serta damai  yang menengadah  Entah, berapa jauh akan melangkah…!  2021  TARIAN KATA – KATA DINGIN  : Chairil Anwar  kepada titik kehidupan  terus mengeja kejujuran  menghampar sekelumit kesempatan  berikan jejak ruang menorehkan  kepada titik kehadiran  menguak luas ketenangan  berdenting semua beriringan  sedekat melangkah harapan  kepada titik kehilangan  merambah maju atas kelemahan  bergeming se...

Puisi-puisi Dian Riasari

Gambar
KOMUNITASPENIKMATPUISI.com - Kumpulan puisi Dian Riasari: Menggoreng Berita Segumpal daging jadi hangat Ketika pendiangan dipantik api Beranjak panas ketika digoreng di minyak bertitik asap tinggi Di meja hidang Lilin-lilin lekas leleh Sumbu pendek jadi abu Dibakar marah api  Media massa acapkali enggan bijak Layangkan kabar tanpa amanat Keasyikan dalam kekacauan Kadang serupa candu.  Malang, 18 November 2022 Di Mana Setan Berada Seorang anak bertanya pada rembulan Di mana setan berada Di robot teknologi, di mesin-mesin digital, jawabnya Seorang anak bertanya pada gerimis Di mana setan berada Di satelit-satelit, di keping gawai Di lumpur maya, di seronok dunia, jawabnya Anak menyepi di gunung tinggi, bersemedi  Nyalakan lilin di tanah paling rimba Tapi nyamuk dan sulur-sulur pepohonan usik ketenangan Bangsat!  Nyamuk mati Darah sulur berleleran Si anak terperanjat Di mulutnya bercokol setan Di tangannya bersemayam setan Gunung sepi tak akan selamatkan ia dari tajuk ...

FASISME SEORANG ISTRI, Puisi Said Kusuma

Gambar
KOMUNITASPENIKMATPUISI.com - Puisi-puisi  Said Kusuma: FASISME SEORANG ISTRI duhai, permaisuri kauyakini supremasi suami kuasai semesta rumah tangga menginvasi dapur hingga beranda diplomatis, taklukkan tetangga hingga mertua kelak, entah karena kudeta atau musabab aku tiada, kau ganti berkuasa jadi ibu jari mengawal keempat putra teracung lurus ke udara HAIL!! --Jakarta 18112022 RESIDU MUSIM SALJU DI KAMARMU di bawah selimut, terhampar padang kerinduan berdua jelajahi, berderap tunggangi mimpi daki puncak-puncak beku bergandengan meniti tepi tebing sergapan _avalanche_ menderu di landai kewaspadaan mengubur tubuh kita dalam dekap tak sudah  menempati ruang dingin disesaki ingin --Jakarta 18112022 Tentang Penulis: Biodata: Said Kusuma terlahir di Solo. Seorang praktisi seni musik, seni rupa, dan seni sastra. Dapat dijumpai karya-karyanya di akun instagram @said_serigalla, @gelometris & akun facebook @said_serigalla. Saat ini tinggal di Jakarta &bergabung bersama Kelas...

Kumpulan Puisi Roy Frans S

Gambar
KOMUNITASPENIKMATPUISI.com - Kumpulan Puisi Roy Frans S: Subuh ke Padang Panjang Roy Frans S Seperti merasa bermimpi malam bagai kamar kosong yang redup dengan kunang-kunang, kasur dingin kesepian sejak guling pulang ke Padang Panjang. Jalan berliku seperti masalah yang setia hadir membawa kenang tanpa permisi: Desa wisata Kubu Gadang perempuan berida penari piring suluh seorang penyayang kesepian, penuh ratap di batas hidup meredup. Bekas getir, pucat di bibir tanda kekalutan menerpa bibir yang berusaha merapal doa - langkah yang terhenti, jalanan mencabik sebagian tubuh seperti cambuk haus darah membaringkan di rerumputan yang pasrah menerima tetesan warna merah. Angin membawa embun berusaha memadamkan panas perseteruan motor dengan aspal. Subuh ke Padang Panjang awal malam-malam kesepian. Bulan ini kau ikhtiarkan: Selalu menemani kesendirian hingga ribuan malam. Bekasi, 09 Apr 2022 Jakarta Kota Menggapai Mimpi? Roy Frans S Kau tuntun langkah atau langkah mendesakmu ke sebuah kota d...

Tugas Kekasih, Puisi Aris Setiyanto

Gambar
 KOMUNITASPENIKMATPUISI.com - Puisi Aris Setiyanto Tugas Kekasih Oleh  Aris Setiyanto saat kau terluka darah akan mengalir dari sana air mata akan datang serupa bandang dan aku, akan merasakan sakitnya. Maguwo 22 Tentang Penulis: Aris Setiyanto lahir dan tinggal di Temanggung, Jawa Tengah. Menyukai aespa dan NMIXX.

Puisi-puisi Muhammad Sholeh

Gambar
Puisi-puisi Muhammad Sholeh - KOMUNITASPENIKMATPUISI.com PENGUSIR BENCI Melingkar di sudut ruang Mata menyala adalah amarah Ia lapar melahap semua dendam Habis tiada sisa semua mati  binasa  Tembilahan, 16 November 2022 PEMBERI CAHAYA Kala gelap sepi terang adalah ikrar sebatang lilin rela terbakar api Hidup begitu fana Hanya mampir Lalu pergi Tembilahan, 17 November 2022 Tentang Penulis: Muhamad Sholeh lahir di Sialang Panjang, 04 Desember 1995. Beralamat di Pekanbaru, Jl. Mekar Perumahan Permata Surya Regency Blok G4. Saat ini berkerja di PT Nestle Indonesia sebagai Medical Nutrition. Memiliki hobby Traveling, membaca dan menulis. Fokus saat ini Menulis, bekerja dan menjadi Kepala Keluarga yang baik. Saat ini aktif dalam Komunitas Literasi Competer Indonesia sejak 2016 sampai sekarang, berperan aktif membawa nama Competer dalam kegiatan Hari Puisi, kerap bergabung bersama teman2 Competer Sejak 2016 (Kenduri Puisi, Peringatan Hari Puisi, Ultah Competer) dll. Masuk dan aktif m...

Puisi-puisi Muhammad Asqalani eNeSTe

Gambar
  Salibon dari mata turun ke air. kesedihan berendam setelah pertemuan menjamu dendam. tapi itu kisah Dorian, Alumizza dan Karatiana, dan perempuan pengumpul racun dalam dongeng orang Gurun. pada alismu yang tebal, otakku bebal, tingkahku janggal, bulan merah terasa tanggal, keluar dari laili hatiku yang kalap. sebab cinta fisik yang mujarab, maka jerembab juga mataku pada baobab, bunga-bunga luka simalakama. di depan ponsel layar retak, wajahmu yang mengangkat alis sebelah itu, membuat tubuhku tak imbang dan ambruk. telah kukubur namamu, tapi wajahmu selalu bangkit. Yaa Bashar! Kubang Raya, 17 November 2022 Ak tak ada biola dalam umpama, tapi pinggulmu, yang terhubung dengan geronggang gelap nafsu, menciptakan bintang maha imitasi. aku pun kalap, kekelep sebelum lelap. hari-hari baikku musnah. abu beterbangan sewarna puntung neraka. Kubang Raya, 17 November 2022 Ipon Once upon a time, when the hell wheel for me to reach your both of legs ya, behel itu jadi pisau api yang membius s...